Sumatera - Badan Pusat Statistik Jambi mencatat untuk angka ramalan I memperkirakan produksi jagung 2012 akan mengalami kenaikan sebesar 11.947 ton atau sebesar 46,81 persen dibanding 2011, Kepala BPS Jambi, Akhmad Jaelani, di Jambi, Sabtu, mengatakan, produksi jagung pada 2012 diperkirakan menjadi sebesar 37.469 ton pipilan kering dan peningkatan produksi ini disebabkan oleh kenaikan luas panen dan produktivitas jagung.
Dengan adanya peningkatan produksi jagung pada 2012, maka diperkirakan akan meningkatkan kontribusi terhadap produksi jagung nasional sebesar 0,20 persen. Sedangkan produksi jagung Jambi pada 2011 sebesar 25.522 ton pipilan kering.
Angka Tetap (ATAP) produksi jagung Jambi pada 2011 sebesar 25.522 ton pipilan kering. Dibandingkan produksi tahun 2010, terjadi penurunan produksi sebesar 5.169 ton atau 16,84 persen.
Penurunan produksi terjadi karena penurunan luas panen seluas 1.574 hektare atau 19,01 persen sementara produktivitas naik sebesar 0,99 kuintal/hektar (2,67 persen).
Produksi jagung 2011 merupakan produksi terendah selama tiga tahun terakhir. Penurunan produksi jagung lebih diakibatkan oleh dampak tingginya curah hujan yang menyebabkan lahan tergenang dan tidak bisa ditanami jagung selain terjadi puso, terutama di sentra produksi jagung seperti di Kabupaten Muaro Jambi.
Produksi jagung Provinsi Jambi pada 2011 sebesar 25.522 ton memberikan kontribusi terhadap produksi jagung nasional sebesar 0,14 persen. Sedangkan kontribusi pulau Sumatera terhadap produksi jagung nasional pada 2011 hanya sebesar 22,82 persen dan lebih dari 50 persen jagung masih diproduksi di Pulau Jawa. (sumber : beritadaerah.com)







![]() | Hari ini | 189 |
![]() | Kemarin | 352 |
![]() | Minggu Ini | 3611 |
![]() | Bulan Ini | 10639 |
![]() | All | 134444 |